Garuda

Kredit gambar: Spread Your Wing And Soar oleh *DragonInk7


Pada yang mengerti.  (Ya, yang paling mengerti pastilah Allah)

Sebenarnya, sungguh aku tidak menyangka kala kulihat garuda nan terbang tegap di angkasa itu, akan menyuakan raut kepayahannya di depan mataku.

Garuda yang tangkas terbang itu, kala ia teruji angin kencang, meski ia kuat melawan di mata kita, aku terasa kedinginan hatinya yang minta diteman. Lalu Allah mencukupkan itu ke dalam atma sang garuda.

Garuda yang ligat mengepakkan sayapnya ke benua dunia, dalam ketabahannya yang tekal dipersembahkan, dalam diam aku tahu betapa kuatnya jiwanya itu pun sebenarnya kadang tewas untuk ditanggung sendiri.

Lalu, aku teringin sekali mempersilakan dataranku yang tidak seberapa untuknya. Biar ia berehat sebentar dalam keamanan hijaunya dataranku. Biar sesekali ia lihat langit nan biru itu kala bersandar di dahan-dahan pokok di bawah.

Berbeza pastinya melihat awan nan biru itu sebagai penonton dengan kala kaulihatnya sebagai garuda yang melintasinya.

Kali ini, entah kenapa aku terasa garuda itu benar lelah sukmanya. Tidak dapat kutebak mengapa. Namun garuda itu sungguh penuh diam, menyantuni hari-hari tanpa kita sedari lukanya.

Garuda, kau selalu buat aku mahu berusaha kuat. Kau selalu melarutkan aku dalam pengharapan pada Tuhan, betapa hari-hari beribut kencang, taufan itu akan reda.

Tinggal kita sahaja, untuk tidak percaya atau terus usaha.

Garuda, yang dikatakan sepenuh cinta itu adalah melepaskan. Melihatmu sekali lagi nanti setelah kau tekal semula, cukup buat menggembirakan hatiku.

Harapnya, doaku ini terafak untukmu Garuda.


Shah Alam.
Langit selalu kelabu.
Tetapi kelabu tidak semestinya mendung duka.

Comments

Popular Posts

KOLEKSI GOODREADS

The Humans Who Went Extinct: Why Neanderthals Died Out and We Survived
Recent Thought in Focus
God and Man in the Qur'an
The Positive Aspects of Tasawwuf: Preliminary Thoughts on an Islamic Philosophy of Science
A New System of Philosophy-Science from the Biological Standpoint
On Justice and the Nature of Man: A Commentary on Surah Al-Nisa' (4):58 and Surah Al-Mu'minun (23):12-14
The Natural and the Supernatural in the Middle Ages
God and Philosophy
From Satori to Silicon Valley: San Francisco and the American Counterculture
Islam and Secularism
Philosophy: The Essential Study Guide
Genesis and Development of a Scientific Fact
Representations of the Intellectual
Can Non-Europeans Think?
The Holocaust Industry: Reflections on the Exploitation of Jewish Suffering
Maus I: A Survivor's Tale: My Father Bleeds History
Slowness
The Architecture of Happiness
The New Rulers of the World
Seeds of Destruction: The Hidden Agenda of Genetic Manipulation


Nurshafira Noh's favorite books »