Usai Asar

Pernahlah ia bilang cita-citanya yang paling terbesar itu dan saat ia itu mengucapkannya, sampai ke hari ini, kamu bagai berharap masa akan berhenti untuk kembali mengulangkan ucapan itu masuk ke dalam ingatan.

Ia itu, pada kamu, mempunyai barangkali cita-cita paling biasa tetapi saat ia menjawab begitu, bukankah kamu bersyukur kerana ia punya cita-cita sepolos itu? Lalu kala kamu mengetahui ia mula melangkah takah-takah kehidupan baru dan meranahkan jiwanya ke dalam ruang-ruang baru di dunia, kamu pun berharap Tuhan membisikkan kembali cita-cita itu, meski agaknya ia selalu sahaja tahu.

Cita-cita terbesar, manakan lupa, kamu fikir, tetapi kadang kamu sedar sekali, Tuhan Maha Terbesar itu pun selalu sahaja dilupakan sang basyar.

Anehnya, kamu teringatkan cita-cita seorang ia pada waktu kamu begitu terhimpit begini; cita-cita sepolos kapas itu barangkali bantal paling lembut untuk melegakan ketegangan kepalamu. Cita-cita itu, seusai Asar hari ini, kamu pun tiba-tiba terfikir bahawa barangkali itulah cita-cita paling sukar.

Cita-cita yang paling biasa akan selalu ditolak untuk jalan cita-cita yang lebih mengagumkan. 

"To be with people who love me and whom i love."

Selamat kembali jiwa-jiwa yang tenang. Selalulah kembali, ya. Aneh sekali kata-kata manusia yang telah terbuang (terbuang sebab terlontar daripada mulut dan entah dikutip orang atau tidak; 'terbuang' meski bukan sampah), menjadi begitu berharga.

Minggu Lewis Pyenson.
Tiga bulan lagi untuk
tahun baru Masehi.

Comments

Popular Posts

KOLEKSI GOODREADS

The Humans Who Went Extinct: Why Neanderthals Died Out and We Survived
Recent Thought in Focus
God and Man in the Qur'an
The Positive Aspects of Tasawwuf: Preliminary Thoughts on an Islamic Philosophy of Science
A New System of Philosophy-Science from the Biological Standpoint
On Justice and the Nature of Man: A Commentary on Surah Al-Nisa' (4):58 and Surah Al-Mu'minun (23):12-14
The Natural and the Supernatural in the Middle Ages
God and Philosophy
From Satori to Silicon Valley: San Francisco and the American Counterculture
Islam and Secularism
Philosophy: The Essential Study Guide
Genesis and Development of a Scientific Fact
Representations of the Intellectual
Can Non-Europeans Think?
The Holocaust Industry: Reflections on the Exploitation of Jewish Suffering
Maus I: A Survivor's Tale: My Father Bleeds History
Slowness
The Architecture of Happiness
The New Rulers of the World
Seeds of Destruction: The Hidden Agenda of Genetic Manipulation


Nurshafira Noh's favorite books »