Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2013

Konfeksi: Gelap

Rebahkan.


Rebahkan ia agar ia menyentuh muka Bumi. Lalu pecah berderai berkecai lah ia.
Rebahkan ia. Rebahkan sesungguhnya.
Ketakutan itu. Kegentaran itu.
Gelap yang datang dan berpamitan.
Tuhan. Aku tahu Kau mendengarkan.
Sungguh, aku takut.
170820131059.
Ada cahaya datang menerpa masuk dalam ruang mata aku yang gelap. AH, silau! Perlahan, cahaya itu bergerak mendekat, yang bulatnya cahaya itu kian mampir.
"Fai?"
Mengadahkan kepala, aku belum terlihat siapa empunya suara, tetapi serasa aku kenal suara itu. Suaranya.
"Fai, kau kat mana?"
Aku tak pasti dia bisa atau tidak nampak aku yang sedang berteleku duduk merapatkan badan dan memeluk erat dua batang kaki sendiri di dadanya ini; tempat ini pun bahkan bukan main tiada cahaya. Aku takut pula dia terjatuh sebab tersepak apa-apa yang tidak patut.
Kukesat kelopak mata yang basah dengan hujung baju yang kesat. Yang lembut mana bisa menghilangkan sisa air mata ini.
"Ley?" Suaraku.
Cahaya nan membundar itu semerta berh…